kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Menhub akan abadikan korban gempa ATC Palu Antonius jadi nama sekolah


Senin, 08 Oktober 2018 / 08:58 WIB
ILUSTRASI. Menara Air Trafic controller (ATC)


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan mengabadikan petugas Air Traffic Control (ATC) Antonius Gunawan Agung yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi nama sebuah sekolah.

Pemberian nama sekolah ini sekaligus memberikan penghargaan kepada Antonius lantaran telah berkorban menyelamatkan nyawa ratusan orang di pesawat Batik. "Kalau untuk nama bandara saya belum bisa pastikan, tapi kalau nama sekolah bisa saya pastikan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Jumat (5/10).

Lebih lanjut, penyematan nama Antonius untuk bandara, Menhub bilang, hal ini butuh endorsment dari pemerintah daerah (pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Adapun sekolah Antonius sebelumnya yang berlokasi di Makassar cukup baik dan ternama.

Sebelumnya, Kemhub juga telah memberikan penghargaan Adi Karya Dirgantara kepada Antonius. "Bisa kita berikan sekolah tersebut dengan nama itu," jelasnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×