kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Mendesak Jokowi bentuk tim usut kasus Novel


Selasa, 11 April 2017 / 19:43 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) mengimbau kepada presiden untuk membuat satuan gabungan terkait kasus yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan guna mengusut perkara ini sampai tuntas.

"Pengusutan kasus ini tidak boleh berhenti, tapi harus diusut sampai ketahuan siapa pelakunya," ungkap Nur Cholis, perwakilan KMS saat memberikan keterangannya di gedung KPK, Selasa (11/4).

Menurutnyam kasus ini tidak lah berdiri sendiri, melainkan adanya hubungan dengan kasus besar yang sedang ditangani Novel. "Serangan ini sekan menghambat kasus yang sdenag diusut KPK," tambah Nur Cholis.

Apalagi kasus ini sudah terencana sebelumnya, karena pelaku sudah mengetahui aktivitas yang dilakukan sehari-hari oleh Novel. Dimana, tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan masyarakat sipil ini juga akan meminimalisir unsur intimidasi secara sistemik kepada penyidik KPK.

"Tim gabungan ini bisa saling mengawasi dan mengontrol," ungkap perwakilan KMS yang lainnya Bambang Widjojanto. Dengan begitu, ia mengharapkan Presiden Jokowi untuk membentuk satuan gabungan ini agar peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel dapat diusut tuntas.

"Kalau ini tidak diusut tuntas maka, negeri ini telah sepakat dengan korupsi. Maka kejahatan korupsi telah mengepung negeri ini dan selamat datang di dunia kegelapan," tutup mantan pimpinan KPK itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×