kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Mendag usul industri kreatif dapat insentif


Jumat, 24 September 2010 / 14:30 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Perdagangan mengusulkan, industri kreatif masuk dalam daftar industri yang dapat insentif seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2008 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha Tertentu dan atau Daerah-Daerah Tertentu.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu menilai industri kreatif mempunyai potensi yang besar di tanah air. "Kalau bicara industri kreatif, pasar dalam negeri besar. Kita pengguna Facebook nomor dua dan pertumbuhan pengguna Twitter paling tinggi," kata Mari disela acara Munas Kadin VI, Jumat (24/6).

Mari akan cenderung mendorong sektor animasi, konten, desain, dan fashion. "Kalau kita bicara software, mungkin tidak kuat disitu. Tapi kita kuat di grafik, desain, dan animasi," katanya.

Sekedar mengingatkan, Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian telah mencatat ada empat sektor yang akan masuk dalam revisi PP 62/2008. Sektor dimaksud adalah industri ban, energi terbarukan seperti etanol,farmasi, dan petrokimia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×