kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Menanti instruksi Jokowi soal kenaikan harga BBM


Selasa, 28 Oktober 2014 / 13:22 WIB
Menanti instruksi Jokowi soal kenaikan harga BBM
ILUSTRASI. Pemberian insentif yang terlalu besar menyebabkan tax ratio Indonesia semakin menciut.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro masih bungkam perihal rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ia mengaku, hingga saat ini pemerintah belum membahas rencana kenaikan harga BBM bersubsidi.

Begitupun dengan pihaknya, Kementerian Keuangan belum mulai merencanakan mekanisme perubahan subsidi untuk BBM. "Belum ada pembicaraan, kita harus menunggu instruksi presiden," ujar Bambang  di gedung sekertariat Mahkamah Agung, Selasa (28/10).

Menurutnya, sistem kerja kabinet di era presiden Joko Widodo (Jokowi) berbeda dibandingkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab, semua harus berdasarkan instruksi Jokowi.

Meski demikian, Bambang mengaku siap jika harus mempersiapkan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi, termasuk menyiapkan program mitigasi atas dampak kenaikan tersebut. Sebab, anggarannya sudah ada baik dalam anggaran pendapatan dan belanja negara  perubahan (APBN-P) 2014, maupun dalam APBN 2015 masing-masing sebesar Rp 5 triliun.

Sementara itu, terkait rapat koordinasi yang dilakukan menteri kordinator bidang perekonomian, yang melibatkan pula menteri energi sumberdaya mineral (ESDM), Bambang mengaku belum tentu membahas soal kebijakan subsidi BBM. Begitupun dengan kuota konsumsi BBM bersubsidi 2014, akan dibicarakan dalam rapat bilateral kemenkeu dan kementerian ESDM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×