kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Menaker minta pengusaha tambah insentif pekerja


Selasa, 25 November 2014 / 14:48 WIB
Menaker minta pengusaha tambah insentif pekerja
ILUSTRASI. Peningkatan nada hawkish didorong kenaikan suku bunga Kanada yang mendorong investor


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri tenaga kerja (Menaker) Hanif Dakhiri menghimbau setiap perusahaan agar memberikan insentif tambahan untuk pegawainya. Hal itu terkait meningkatnya pengeluaran buruh sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dengan menambah insentif, maka biaya-biaya yang dikeluarkan buruh akan berkurang. Hanif mencontohkan, Insentif yang diberikan itu berupa bantuan transportasi untuk buruh, atau tempat tinggal gratis.

Selain itu, politisi partai kebangkitan bangsa itu juga bilang pihaknya sudah bicara dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, meminta lembaga tersebut untuk mengekspose program-program apa saja yang dimiliki BPJS yang bisa dipakai membantu buruh.

Namun demikian Hanif enggan mengomentari permintaan buruh agar upah minimum mereka ditingkatkan. "Kita coba geser cara pandang tidak lagi soal upahnya, melainkan menekan pengeluarannya," ujar Hanif, Senin (25/11) di Istana Negara, Jakarta.

Beberapa pengeluaran yang memberatkan kaum buruh diantaranya, biaya transportasi, perumahan, pendidikan, sandang, pangan dan papan. Oleh karenanya, Hanif berencana akan menggelar pertemuan antara pemerintah dan pengusaha. Nanti akan diidentifikasi, hal-hal apa saja yang bisa direalisasikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×