kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Megawati menolak kenaikan harga BBM


Selasa, 13 Maret 2012 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Kantor layanan BPJS Ketenagakerjaan.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memutuskan menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Keputusan menolak kenaikan harga BBM ini merupakan hasil rapat fraksi PDIP, Selasa (13/3).

Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, fraksi PDIP di seluruh komisi DPR telah final menolak kenaikan harga BBM bersubsidi itu. Menurutnya, keputusan ini diambil setelah PDIP menelaah secara mendalam dan profesional atas rencana kenaikan BBM bersubsidi itu selama tiga bulan.

Megawati mengaku telah meminta pendapat pengamat ekonomi sekaligus Menteri Koordinator Keuangan dan Industri Kwik Kian Gie. Dari telaah itu, Megawati mengatakan, PDIP memiliki tiga opsi yakni pembatasan subsidi, menaikkan harga BBM dan tidak menaikkan harga BBM.

Akhirnya, PDIP mengambil opsi ketiga. "Jadi opsi yang kami pilih adalah sama sekali menolak kenaikan BBM bersubsidi. Itulah prinsip yang akan fraksi PDI-P lakukan dan opsi tersebut merupakan pengarahan yang saya arahkan kepada fraksi," imbuhnya. Fraksi PDI-P akan memaparkan kajiannya secara lengkap di sidang paripurna DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×