kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Materi telat dikirim. Menteri Agama minta rapat ditunda


Senin, 14 Maret 2011 / 12:43 WIB
ILUSTRASI. Penampilan Angra, band asal Brasil, di Hammersonic Festival 2016, Minggu (17/4). Angra memuncaki acara festival musik metal tahunan yang digelar di Ecopark, Ancol, tersebut. Ini pertama kalinya Angra konser di Indonesia.


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Agama Surya Dharma Ali meminta Komisi VIII DPR menunda rapat kerja yang berlangsung, Senin (14/3). Dia beralasan, penundaan itu untuk memberikan Komisi VIII DPR mempelajari materi rapat kerja tersebut.

Surya Dharma mengatakan, materi tersebut seharusnya diberikan dua hari sebelum rapat berlangsung. Namun, ternyata, materi tersebut baru diberikan menjelang rapat.

Karena itu, dia meminta Komisi VIII DPR menjadwal ulang kembali rapat kerja tersebut. Namun, kapan waktunya, dia belum tahu. "Tergantung DPR, kami harus mencocokkan waktu masing-masing," imbuhnya, Senin (14/3).

Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Kading mengaku kecewa. Ia berharap Surya Dharma menaati tata tertib yang telah ada. "Kementerian Agama sering kayak gini. Kami berharap mereka bisa menaati tata tertib. Ini pelajaran yang berharga bagi kementerian," ujar politisi PKB itu.

Anggota fraksi PKS Ahmad Zainudin, menyayangkan penundaan agenda ini. "Kami sudah bersedia rapat dan menyediakan waktu tapi tidak jadi," ujar Ahmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×