kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Anggota DPR : Pemerintah dan Polri gagal menjaga kerukunan umat beragama


Kamis, 10 Februari 2011 / 21:21 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi keuangan syariah


Reporter: Mohamad Jumasri

JAKARTA. Pemerintah dinilai gagal menjaga kerukunan antara umat beragama di negeri ini. Hal tersebut terlihat pada kasus Cikeusik dan Temanggung.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Lily Wahid mengatakan kegagalan tersebut terlihat dari bukti rekaman yang memperlihatkan ada aparat polisi yang hanya diam saat kejadian berlangsung.

“Polisi hanya menonton orang yang sedang disiksa,” ujarnya geram. Lily menilai Presiden yang harus bertanggungjawab, bukan Menteri Agama.
Lily juga menunjuk Kapolri sudah gagal dalam mengantisipasi kejadian tersebut.

“Seharusnya, intelijen sudah bisa membaca lokasi atau memprediksi keadaan sebelum kejadian, polisi sekarang tidak terhadap isu," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×