kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.275   40,33   0,65%
  • KOMPAS100 823   4,75   0,58%
  • LQ45 627   3,49   0,56%
  • ISSI 217   0,81   0,38%
  • IDX30 352   2,39   0,68%
  • IDXHIDIV20 433   2,30   0,53%
  • IDX80 94   0,46   0,49%
  • IDXV30 119   0,43   0,36%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Anggota DPR : Pemerintah dan Polri gagal menjaga kerukunan umat beragama


Kamis, 10 Februari 2011 / 21:21 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi keuangan syariah


Reporter: Mohamad Jumasri |

JAKARTA. Pemerintah dinilai gagal menjaga kerukunan antara umat beragama di negeri ini. Hal tersebut terlihat pada kasus Cikeusik dan Temanggung.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Lily Wahid mengatakan kegagalan tersebut terlihat dari bukti rekaman yang memperlihatkan ada aparat polisi yang hanya diam saat kejadian berlangsung.

“Polisi hanya menonton orang yang sedang disiksa,” ujarnya geram. Lily menilai Presiden yang harus bertanggungjawab, bukan Menteri Agama.
Lily juga menunjuk Kapolri sudah gagal dalam mengantisipasi kejadian tersebut.

“Seharusnya, intelijen sudah bisa membaca lokasi atau memprediksi keadaan sebelum kejadian, polisi sekarang tidak terhadap isu," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×