kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Anggota DPR : Pemerintah dan Polri gagal menjaga kerukunan umat beragama


Kamis, 10 Februari 2011 / 21:21 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi keuangan syariah


Reporter: Mohamad Jumasri |

JAKARTA. Pemerintah dinilai gagal menjaga kerukunan antara umat beragama di negeri ini. Hal tersebut terlihat pada kasus Cikeusik dan Temanggung.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Lily Wahid mengatakan kegagalan tersebut terlihat dari bukti rekaman yang memperlihatkan ada aparat polisi yang hanya diam saat kejadian berlangsung.

“Polisi hanya menonton orang yang sedang disiksa,” ujarnya geram. Lily menilai Presiden yang harus bertanggungjawab, bukan Menteri Agama.
Lily juga menunjuk Kapolri sudah gagal dalam mengantisipasi kejadian tersebut.

“Seharusnya, intelijen sudah bisa membaca lokasi atau memprediksi keadaan sebelum kejadian, polisi sekarang tidak terhadap isu," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×