kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Masuk Neraca Komoditas 2025, Indonesia Bersiap Impor Daging Kerbau dari India


Kamis, 06 Februari 2025 / 05:47 WIB
Masuk Neraca Komoditas 2025, Indonesia Bersiap Impor Daging Kerbau dari India
ILUSTRASI. Pemerintah resmi memasukan daging kerbau ke dalam neraca komoditas. Untuk itu, Indonesia bersiap untuk mengimpor daging tersebut di tahun 2025.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah resmi memasukan daging kerbau ke dalam neraca komoditas. Untuk itu, Indonesia bersiap untuk mengimpor daging tersebut di tahun 2025.

Hal tersebut diungkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi setelah menghadiri rapat terkait neraca komoditas 2025 di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (5/2).

“Sebelum ini kan tidak ada daging kerbau (di dalam neraca komoditas), tadi itu ada penugasan daging kerbau,” ujar Arief.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Jelang Imlek dan Idul Fitri 2025

Arief menjelaskan, pihaknya belum mengetahui berapa banyak daging kerbau yang bakal diimpor pada tahun 2025, namun pemerintah akan memasukan 100.000 ton daging kerbau menjelang lebaran tahun ini.

“Ini kalau yang 100.000 ton sudah dimasukkan, (untuk) persiapan lebaran tahun ini. Perlu waktu satu bulan untuk mendatangkan ke sini. Jadi makanya ini kan masih di awal Februari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arief mengungkapkan, 100 ribu ton daging kerbau tersebut bakal didatangkan dari India. Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk kerja sama antar Indonesia – India.

“Trade balance itu mesti seimbang, kita ini kan ekspornya jutaan dolar ke misalnya India, India juga minta apa sih yang bisa diimpor dari kita, kita juga memang perlu daging kan,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×