kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Masuk Neraca Komoditas 2025, Indonesia Bersiap Impor Daging Kerbau dari India


Kamis, 06 Februari 2025 / 05:47 WIB
Masuk Neraca Komoditas 2025, Indonesia Bersiap Impor Daging Kerbau dari India
ILUSTRASI. Pemerintah resmi memasukan daging kerbau ke dalam neraca komoditas. Untuk itu, Indonesia bersiap untuk mengimpor daging tersebut di tahun 2025.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah resmi memasukan daging kerbau ke dalam neraca komoditas. Untuk itu, Indonesia bersiap untuk mengimpor daging tersebut di tahun 2025.

Hal tersebut diungkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi setelah menghadiri rapat terkait neraca komoditas 2025 di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (5/2).

“Sebelum ini kan tidak ada daging kerbau (di dalam neraca komoditas), tadi itu ada penugasan daging kerbau,” ujar Arief.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Jelang Imlek dan Idul Fitri 2025

Arief menjelaskan, pihaknya belum mengetahui berapa banyak daging kerbau yang bakal diimpor pada tahun 2025, namun pemerintah akan memasukan 100.000 ton daging kerbau menjelang lebaran tahun ini.

“Ini kalau yang 100.000 ton sudah dimasukkan, (untuk) persiapan lebaran tahun ini. Perlu waktu satu bulan untuk mendatangkan ke sini. Jadi makanya ini kan masih di awal Februari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arief mengungkapkan, 100 ribu ton daging kerbau tersebut bakal didatangkan dari India. Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk kerja sama antar Indonesia – India.

“Trade balance itu mesti seimbang, kita ini kan ekspornya jutaan dolar ke misalnya India, India juga minta apa sih yang bisa diimpor dari kita, kita juga memang perlu daging kan,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×