kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45862,44   -0,26   -0.03%
  • EMAS918.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Masuk 10 besar,Utang luar negeri Indonesia meningkat 2x lipat lebih 10 tahun terakhir


Kamis, 15 Oktober 2020 / 07:22 WIB
Masuk 10 besar,Utang luar negeri Indonesia meningkat 2x lipat lebih 10 tahun terakhir
ILUSTRASI. Masuk 10 besar,Utang luar negeri Indonesia meningkat 2x lipat lebih 10 tahun terakhir./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/07/2020

Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta.  World Bank merilis data utang luar negeri dari 120 negara-negara dengan berpendapatan rendah hingga menengah dalam International Debt Statistics (IDS) 2021. Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan utang terbesar di antara negara pendapatan rendah hingga menengah di dunia.

World Bank mencatat, negara yang memiliki utang luar negeri terbesar adalah China sebesar US$ 2,1 triliun. Lalu, negara dengan utang luar negeri terbesar kedua adalah Brasil US$ 569,39 miliar dan India US$ 560,03 miliar.

Indonesia, tercatat menjadi negara dengan utang luar negeri tertinggi ke-7 sebesar sebesar US$ 402,08 miliar. Dengan kurs rupiah pada Kamis (15/1/2020) di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (Rp 14.780) besaran utang luar negeri Indonesia 2019 sekitar Rp 5.942,74 triliun.

Berikut ini 10 negara berpendapatan rendah hingga menengah dengan besar utang luar negeri tertinggi:

1. Utang luar negeri China US$ 2,1 triliun
2. Utang luar negeri Brasil US$ 569,39 miliar
3. Utang luar negeri India US$ 560,03 miliar
4. Utang luar negeri Rusia US$ 490,72 miliar
5. Utang luar negeri Meksiko US$ 469,72 miliar
6. Utang luar negeri Turki US$ 440,78 miliar
7. Utang luar negeri Indonesia US$ 402,08 miliar
8. Utang luar negeri Argentina US$ 279,30 miliar
9. Utang luar negeri Afrika Selatan US$ 188,10 miliar
10. Utang luar negeri Thailand US$ 180,23 miliar

Baca juga: Hari terakhir potongan harga iPhone 11 hingga Rp 5,5 juta, hanya di tiga gerai ini

Utang luar negeri Indonesia yang tercatat pada 2019 meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Sejak tahun 2009, utang luar negeri Indonesia terus meningkat. Dibanding tahun 2009, utang luar negeri Indonesia naik bertambah US$ 222,67 miliar, dari US$ 179,40 miliar menjadi US$ 402,08 miliar.

Berikut perkembangan utang luar negeri Indonesia

  • Tahun 2015, utang luar negeri Indonesia sebesar US$ 307,74 miliar
  • Tahun 2016, utang luar negeri Indonesia sebesar US$ 318,94 miliar
  • Tahun 2017, utang luar negeri Indonesia sebesar US$ 353,56 miliar
  • Tahun 2018, utang luar negeri Indonesia sebesar US$ 379,58 miliar
  • Tahun 2018, utang luar negeri Indonesia sebesar US$ 402,08 miliar

Baca juga: Tiga gejala Covid-19 terbaru, dari ruam, anosmia, & neurologis

Namun, peningkatan jumlah utang ini memang diikuti dengan peningkatan Pendapatan Nasional Bruto (PNB) atau produk domestik bruto (PDB). Berikut perkembangan PNB Indonesia

  • Tahun 2009 US$ 520,69 miliar
  • Tahun 2015 US$ 832,30 miliar
  • Tahun 2016 US$ 902,04 miliar
  • Tahun 2017 US$ 983,04 miliar
  • Tahun 2018 US$ 1.012,28 miliar
  • Tahun 2019 US$ 1.085,71 miliar

Peningkatan PNB menjadikan rasio utang terhadap PDB cenderung stabil. Berikut rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB:

  • Tahun 2009 34%
  • Tahun 2015 37%
  • Tahun 2016 35%
  • Tahun 2017 36%
  • Tahun 2018 37%
  • Tahun 2019 37%

Selanjutnya: Promo Tupperware Oktober 2020 edisi bekal jalan-jalan

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Virtual Selling: How to win sales remotely Optimasi alur Pembelian hingga pembayaran

[X]
×