kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.892   45,00   0,25%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Masih 200 bos tajir belum ikut tax amnesty


Kamis, 27 Oktober 2016 / 16:33 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Meskipun periode II program pengampunan pajak atau tax amnesty diprioritaskan untuk pelaku UMKM, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tetap akan memaksimalkan wajib pajak besar untuk mengikuti program tersebut.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi menyampaikan hingga saat ini masih tersisa 200 wajib pajak besar yang belum mengikuti tax amnesty. Dia menilai dimungkinkan mereka masih mengumpulkan dokumen-dokumennya.

"Saya masih yakin mereka akan ikut. Mungkin mereka masih mengumpulkan dokumen-dokumennya, lagian mereka tidak masalah dengan perbedaan antara 2% dengan 3%," ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Suryadi Sasmita menyampaikan bahwa sebagian besar pengusaha besar yang belum mengikuti tax amnesty itu disebabkan masih menunggu waktu yang tepat. "Namun saya mengingatkan jangan menunggu akhir bulan Desember," ungkapnya.

Sebab, akhir bulan Desember akan tersita dengan banyaknya hari libur baik itu natal maupun tahun baru. Belum lagi periode II akan banyak pengusaha menengah yang akan mengikuti program ini dan mereka jumlahnya sampai jutaan. "November harus selesai semua," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×