kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Marzuki: Rencana pembangunan gedung DPR baru bisa dibatalkan lewat paripurna


Rabu, 30 Maret 2011 / 15:28 WIB
ILUSTRASI. Mineral perovskite bisa dimanfaatkan untuk sumber listrik masa depan. REUTERS/Denis Balibouse/Illustration


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie mengatakan, rencana pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bisa dibatalkan. Kendati begitu, ada mekanisme yang harus dilalui.

"Pembangunan gedung baru DPR bisa di batalkan melalui kelembagaan," jelasnya. Adapun mekanismenya yaitu: suara fraksi-fraksi dikumpulkan ke dalam rapat Badan Urusan Rumah Tangga DPR (BURT), baru kemudian dari BURT diagendakan kedalam Badan Musyawarah (Bamus).

"Setelah itu, dari Bamus akan diagendakan lagi ke dalam Rapat Paripurna DPR untuk mengesahkan dibatalkannya pembangunan gedung baru DPR. Saya bisa membatalkan rencana pembangunan gedung baru itu melalui rapat paripurna DPR," jelasnya.

Hanya sekedar informasi, pembangunan gedung baru DPR lebih murah dibandingkan dengan gedung Mahkamah Konstitusi yang menghabiskan dana Rp 9 juta per meter per segi. Adapun gedung DPR diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 7,2 juta per meter persegi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×