kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mahfud MD: Isu korupsi di Asabri tidak kalah fantastis dengan Jiwasraya


Jumat, 10 Januari 2020 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Menko Polhukam Mahfud MD menjawab pertanyaan wartawan seusai menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di gedung KPK, Jakarta, Senin (2/12/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD mengaku mendengar ada isu dugaan korupsi di perusahaan asuransi milik negara, PT Asabri (Persero). 

"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya (PT Asuransi Jiwasraya), di atas Rp 10 triliun," ujar Mahfud, Jumat (10/1). 

Pernyataan itu Mahfud lontarkan untuk menjawab pertanyaan awak media mengenai perusahaan asuransi pelat merah tersebut. Dia menuturkan, sebelumnya juga pernah terjadi ada tindak pidana korupsi di tubuh Asabri. 

Baca Juga: Belum terima audit BPK, Erick Thohir belum mau angkat bicara soal Asabri

Itu terjadi ketika dirinya menjabat Menteri Pertahanan di era Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Saat itu, penemuan tindak pidana korupsi di Asabri langsung berakhir ke proses hukum. 

Meski begitu, Mahfud heran karena dugaan korupsi masih terjadi di Asabri. "Dulu, waktu saya jadi menteri pertahanan, ada korupsinya untuk diadili, kok sekarang muncul lagi dalam jumlah sangat besar," kata dia. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×