kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.750   -39,00   -0,22%
  • IDX 6.135   -85,93   -1,38%
  • KOMPAS100 812   -13,07   -1,58%
  • LQ45 614   -11,21   -1,79%
  • ISSI 209   -3,06   -1,44%
  • IDX30 348   -6,93   -1,95%
  • IDXHIDIV20 426   -10,70   -2,45%
  • IDX80 92   -1,49   -1,58%
  • IDXV30 114   -1,44   -1,24%
  • IDXQ30 111   -3,02   -2,64%

Magang Nasional Periode 2025 Masih Terpusat di Jakarta


Kamis, 18 Juni 2026 / 13:44 WIB
Magang Nasional Periode 2025 Masih Terpusat di Jakarta
ILUSTRASI. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksanaan program magang gelombang pertama di tahun 2025 sudah sepenuhnya rampung. 

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyebut masih ada sejumlah evaluasi dalam pelaksanaan magang nasional tahun 2025, salah satunya masih terpusatnya penempatan magang di Jakarta. 

"Terkait magang yang angkatan satu ini masih terpusat di Pulau Jawa, dan spesifiknya lagi di Jakarta," kata Yassierli dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (18/6/2026). 

Yassierli menyebut tingginya minat penempatan di Jakarta diduga karena upah minimum yang lebih besar jika dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya. 

Baca Juga: Magang Nasional 2025 Rampung, Menaker Klaim 35% Peserta Magang Ditawari Kerja

Selain itu, para peserta juga disebut ingin memiliki pengalaman langsung mendapatkan pekerjaan di ibu kota negara. 

Ke depan, Pemerintah akan menyiapkan skema khusus yang bisa memungkinkan penyebaran peserta magang lebih merata ke seluruh wilayah Indonesia. 

"Nanti kita akan melihat nanti bisa jadi basisnya adalah distribusi sebaran untuk masing-masing wilayah atau provinsi," terang Yassierli. 

Baca Juga: Magang Nasional Lanjut, Ekonom Soroti Solusi Jangka Pendek Kurangi Angka Pengangguran

Selain itu, sebaran program studi juga masih menjadi pekerjaan rumah. Yassierli memastikan akan ada equal access kepada semua jurusan pada pelaksaan Magang Nasional gelombang kedua tahun ini. 

Ketiga, pemerintah akan fokus terhadap perbaikan-perbaikan yang bersifat teknis khususnya dalam pengawasan. 

Sebelumnya, pemerintah telah membuka kesempatan program magang nasional mencapai 100 ribu peserta bagi lulusan sarjana dan diploma. 

Program nasional ini memberikan manfaat bagi peserta karena bisa mendapatkan kesempatan kerja dan uang saku dari pemerintah sebesar UMK/UMP setempat. 

Baca Juga: Aturan Baru! Purbaya Bebaskan Pajak Peserta Magang Nasional hingga Desember 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×