kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Mabes Polri dan Kejagung beda pendapat soal status Nazaruddin


Jumat, 18 November 2011 / 15:11 WIB
Mabes Polri dan Kejagung beda pendapat soal status Nazaruddin
ILUSTRASI. Ilustrasi. Manfaat buah stroberi untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Lagi-lagi, pihak kepolisian berbeda pendapat dengan Kejaksaan Agung soal Surat Pemberitahuan Dimulainya Pemeriksaan (SPDP).

Kali ini, dua institusi penegak hukum ini berseberangan pendapat soal status mantan bendahara umum partai demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Berdasarkan SPDP yang diterima kejaksaan, Juru Bicara Kejaksaan Agung Noor Rachmad menyebutkan, status Nazaruddin sudah menjadi tersangka. Namun, menurut Kadiv Humas mabes Polri Saud Usman Nasution, saat ini Nazaruddin masih menjadi saksi.

"Kami akan periksa Nazaruddin sebagai saksi, suratnya sudah dikirim ke KPK dua hari yang lalu," kata Saud, Jumat (18/11). Menurutnya, saksi-saksi harus diperiksa terlebih dahulu sebelum penetapan tersangka. Dia juga menyebut, akan memanggil saksi dari media.

Sebelumnya, Nazaruddin dituding telah memfitnah Anas dihadapan media. Oleh karenanya, Nazaruddin dilaporkan oleh Patra M Zain, kuasa hukum Anas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×