kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Luhut Pandjaitan jadi penghubung presiden dan DPR


Rabu, 31 Desember 2014 / 16:11 WIB
ILUSTRASI. Variety show Too Hot To Handle, salah satu variety show dewasa yang populer dan bisa ditonton di Netflix.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengangkat Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Meskipun belum mengetahui secara detail tugas pokok posisi barunya ini, tapi Luhut mengaku siap menjalankan tugas yang diberikan kepadanya ini.

"Saya menerima jabatan ini karena tugas (Kepala Staf Presiden) menarik dan banyak tantangan. Saya pikir akan berperan banyak untuk membuat tugas pokok presiden lebih baik ke depannya," ujar Luhut di Istana Negara, Rabu (31/12).

Menurutnya tidak ada benturan antara jabatan barunya ini dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dan Sekretaris Kabinet (Seskab).

Dia bilang salah satu fungsi yang akan dijalankan Kepala Staf Kepresidenan adalah menjembatani komunikasi politik antara presiden dengan legislatif.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengaku akan mempelajari tugas dan fungsi Kepala Staf Kepresidenan ini.

Menurutnya, jika mengacu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015, posisi ini tidak memiliki anggaran dan harus ditetapkan dalam APBN Perubahan 2015 nanti. "Kami akan lihat apakah ada tumpang tindih fungsi dan anggaran antara Mensesneg, Seskab, dan Kepala Staf Presiden," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×