kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,42   12,20   1.23%
  • EMAS981.000 0,41%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

LPDP Berharap Dana Abadi Pendidikan Rp 20 Triliun Segera Cair


Jumat, 10 Juni 2022 / 16:00 WIB
LPDP Berharap Dana Abadi Pendidikan Rp 20 Triliun Segera Cair
ILUSTRASI. Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun ini menambah dana abadi untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebesar Rp 20 triliun. Akan tetapi, hingga saat ini dana tersebut belum juga cair.

Direktur Keuangan dan Umum LPDP Emmanuel Agust Hartanto mengatakan, umumnya pencairan dana Pendidikan LPDP cair di pertengahan tahun atau di akhir tahun. Selain itu, saat ini pihaknya juga sudah mengajukan pencairan dana, dan juga sudah dalam proses pembahasan

Agust juga mengatakan, biasanya dana Pendidikan tersebut dicairkan sekaligus. Ia berharap dana Pendidikan tersebut dapat dicairkan dalam waktu dekat ini.

“Aloaksi dana Pendidikan Rp 20 triliun ini sekarang dalam proses administrasi pencairannya, sehinga sampai kuartal I (2022) ini belum cair. Mudah-mudahan bisa cair dalam waktu dekat,” tutur Agust dalam sesi diskusi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Jumat (10/6).

Adapun, LPDP umumnya memberikan kurang lebih 4.000 beasiswa kepada anak muda di Tanah Air. Dana abadi Pendidikan ini juga semakin bertambah setiap tahunnya.

Misalnya, di 2019 sebesar Rp 5 triliun, kemudian bertambah di 2020 menjadi Rp 10 triliun, 2021 Rp 20 triliun, dan juga di 2022 Rp 20 triliun.

Baca Juga: Dana Abadi Pendidikan Mencapai Rp 99 Triliun

Akan tetapi, menurutnya, beasiswa tersebut tidak hanya diberikan di LPDP saja, melainkan diperluas hingga ke Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya.

Dana Pendidikan tersebut, lanjutnya, juga diperluas kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Agama (Kemenag), dan juga digunakan untuk penelitian baik itu di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) maupun di Kemendigbudristek.

“Jadi jika dana ini bertambah, nanti akan diguankan untuk LPDP, Kemendikbud, dan Kemenag, dana penelitian juga untuk riset brin dan Kemendikbud. Jadi kami berkolaborasi tidak hanya di LPDP,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agust bilang, untuk menarik minat beasiswa ini, khususnya di daerah, pihaknya sering terjun langsung bekerja sama dengan Universitas dan melakukan sosialisasi langsung di kampur. Misalnya saja ke Provinsi Papua.

“Selain itu, kamin juga gencar sosialisasi di media sosial. Kalau di daerah kami terjun langsung,” tutur Agust.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×