Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) menyampaikan, Lippo Group resmi menghibahkan lahan seluas 30 hektare (ha) di kawasan Meikarta untuk dibangun menjadi rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Hal ini juga sebagai bagian dari program 3 juta rumah besutan Presiden Prabowo Subianto.
Ara menaksir, nilai aset yang diserahkan tersebut cukup besar. Dengan estimasi harga tanah di kawasan tersebut, total nilai hibah lahan ini ditaksir mencapai triliunan rupiah.
“Saya belum pernah mendengar hibah 30 hektare, kalau di sini artinya antara Rp 10, Rp 15, Rp 20 juta (per meter) anggaplah Rp 15 juta kalau 30 hektare artinya Rp 4,5 triliun kalau Rp 20 juta artinya Rp 6 triliun,” ujarnya saat groundbreaking rusun subsidi Meikarta, Minggu (8/3/2026).
Baca Juga: Danantara Gelontorkan Rp 16 Triliun untuk Pembangunan 18 Tower Rusun Subsidi Meikarta
Ara menjelaskan, pemanfaatan lahan ini akan sangat efisien karena akan dibangun dengan konsep vertikal. Berdasarkan perhitungan sementara bersama tim Danantara, lahan seluas 30 hektare tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 140.000 unit hunian.
“30 hektare ini luar biasa, dari gambaran timnya Danantara, Pak James (Lippo Group) jadi kita kurang lebih bisa 140.000 unit dengan 30 hektare. Kalau (lahan) tapak itu dia mungkin perlu 1.200 hektare,” tandasnya.
Sebagai informasi, pemerintah resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan 18 tower rusun subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat.
Proyek ini memanfaatkan tiga lahan dengan total luas mencapai 30 hektare. Pada lokasi pertama seluas 10 hektare, pemerintah akan mendirikan 18 tower setinggi 32 lantai.
Baca Juga: Menteri PKP Bakal Bangun Rusun Subsidi 30 Hektare di Meikarta Bekasi
Adapun setiap tower dirancang memiliki sekitar 2.300 unit. Pada tahap awal, akan tersedia sekitar 47.000 unit, sementara target keseluruhan mencapai 141.000 unit rusun subsidi.
Pasca melakukan groundbreaking, pembangunan akan dilanjutkan ke struktur atas (upper structure), yang dimulai pada 17 Agustus 2026, dan target serah terima kunci kepada penghuni pada 8 Agustus 2028.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













