kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Likuiditas perekonomian meningkat pada Agustus 2020, ini faktor penyebabnya


Rabu, 30 September 2020 / 16:07 WIB
Likuiditas perekonomian meningkat pada Agustus 2020, ini faktor penyebabnya
ILUSTRASI. Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) kembali meningkat pada Agustus 2020.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) kembali meningkat pada Agustus 2020. Bank Indonesia (BI) mencatat, M2 pada bulan lalu sebesar Rp 6.726,1 triliun atau naik 13,3% yoy, lebih tinggi daripada pertumbuhan buhan bulan sebelumnya yang sebesar 10,5% yoy.

Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, peningkatan M2 pada Agustus 220 dipengaruhi oleh ekspansi keuangan pemerintah.

Operasi keuangan pemerintah meningkat, tercermin dari tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang naik dari 40,8% yoy menjadi 65,1% yoy pada bulan laporan.

“Peningkatan tersebut disebabkan oleh perlambatan kewajiban kepada pemerintah pusat, tertuama berupa simpanan pemerintah pada sistem moneter,” tulis bank sentral dalam laporan uang beredarnya, Rabu (30/9).

Baca Juga: Tahun depan, target pertumbuhan ekonomi 5%, apa penopangnya?

Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 13,8% yoy pada Agustus 2020, atau lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Juli 2020 yang mencapai 17,6% yoy.

Perlambatan ini disebabkan oleh perlambatan tagihan sistem moneter kepada bukan penduduk, terutaam dalam bentu surat berharga.

Lebih lanjut, penyaluran kredit pada Agustus 2020 tercatat tumbuh 0,6% yoy. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1,0% yoy.

“Melambatnya pertumbuhan penyaluran kredit disebabkan oleh melambatnya penyaluran kredit untuk investasi dan konsumsi,” tulis BI.

Selanjutnya: BI: Likuiditas perekonomian (M2) meningkat pada Agustus 2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×