kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Lelet atasi konflik, DPR ancam pangkas anggaran polisi


Kamis, 30 September 2010 / 14:04 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. DPR mengancam akan memotong anggaran Kepolisian. Hal ini sebagai bentuk kekecewaan DPR terhadap kinerja polisi yang lamban dalam mengantisipasi bentrokan dua kelompok masyarakat di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin (29/9).

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan sebenarnya DPR bersama Menteri Keuangan Agus Martowardojo sudah sepakat untuk memperbesar anggaran polisi tahun depan. Tetapi, dengan kejadian tersebut, Priyo bilang kesepakatan itu bisa saja dibatalkan. "Saya tegaskan bahwa anggaran polisi bisa kami urungkan jika kontra intelijen polri selalu gagal mengantisipasi seperti kejadian kemarin," ujar Priyo, Kamis (30/9).

Politisi Partai Golongan Karya ini berharap polisi belajar dari bentrokan yang menewaskan tiga orang dan menyebabkan puluhan orang luka-luka itu. Dia menyarankan polisi menyiapkan kesatuan khusus yang bisa mengantispasi kejadian-kejadian yang mengakibatkan jatuhnya korban ini.

Pada awal September lalu, polisi sudah mengajukan anggaran senilai Rp 28,3 triliun pada tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×