kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Lelet atasi konflik, DPR ancam pangkas anggaran polisi


Kamis, 30 September 2010 / 14:04 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. DPR mengancam akan memotong anggaran Kepolisian. Hal ini sebagai bentuk kekecewaan DPR terhadap kinerja polisi yang lamban dalam mengantisipasi bentrokan dua kelompok masyarakat di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin (29/9).

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan sebenarnya DPR bersama Menteri Keuangan Agus Martowardojo sudah sepakat untuk memperbesar anggaran polisi tahun depan. Tetapi, dengan kejadian tersebut, Priyo bilang kesepakatan itu bisa saja dibatalkan. "Saya tegaskan bahwa anggaran polisi bisa kami urungkan jika kontra intelijen polri selalu gagal mengantisipasi seperti kejadian kemarin," ujar Priyo, Kamis (30/9).

Politisi Partai Golongan Karya ini berharap polisi belajar dari bentrokan yang menewaskan tiga orang dan menyebabkan puluhan orang luka-luka itu. Dia menyarankan polisi menyiapkan kesatuan khusus yang bisa mengantispasi kejadian-kejadian yang mengakibatkan jatuhnya korban ini.

Pada awal September lalu, polisi sudah mengajukan anggaran senilai Rp 28,3 triliun pada tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×