CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Lebih Rendah dari Prediksi, Defisit APBN 2021 Sebesar 4,65% PDB


Senin, 03 Januari 2022 / 20:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersiap menyampaikan keterangan pers realisasi pelaksanaan APBN 2021, Senin (3/1/2022).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 lebih rendah dari perkiraan. Tahun lalu, defisit anggaran tercatat sebesar 4,65% dari produk domestik bruto (PDB).

Realisasi defisit anggaran ini juga jauh dari perkiraan awal yang sebesar 5,1% hingga 5,4% PDB.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hingga Desember 2021, APBN mencatatkan defisit sebanyak Rp 783,7 triliun atau setara 4,65% PDB.

Baca Juga: Didukung Belanja Pemerintah Pusat, Belanja Negara Capai 101,3% dari APBN 2021

“Posisi defisit APBN tahun 2021 turun 17,3% secara year-on-year (yoy) dibandingkan dengan tahun 2020 yang senilai Rp 956,3 triliun. Pada tahun 2020, defisit tercatat mencapai 6,09% terhadap PDB,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA 2021, Senin (3/1).

Defisit APBN 2021 terjadi karena pendapatan negara yang diperoleh mencapai Rp 2.003,1 triliun, sementara realisasi belanja negara jauh lebih besar yakni Rp 2.786,8 triliun.

“Pendapatan negara tercatat naik 21,6% yoy dan belanja negara naik 7,4% yoy,” imbuh Sri Mulyani. 

Baca Juga: Melebihi Target, Realisasi Penerimaan Pajak di 2021 Capai Rp 1.277,5 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×