kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.675   -1,00   -0,01%
  • IDX 6.101   -217,28   -3,44%
  • KOMPAS100 806   -26,81   -3,22%
  • LQ45 617   -13,90   -2,20%
  • ISSI 215   -10,48   -4,65%
  • IDX30 353   -7,46   -2,07%
  • IDXHIDIV20 440   -8,79   -1,96%
  • IDX80 93   -2,93   -3,06%
  • IDXV30 121   -2,89   -2,33%
  • IDXQ30 115   -2,20   -1,87%

Lebih Rendah dari Prediksi, Defisit APBN 2021 Sebesar 4,65% PDB


Senin, 03 Januari 2022 / 20:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersiap menyampaikan keterangan pers realisasi pelaksanaan APBN 2021, Senin (3/1/2022).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 lebih rendah dari perkiraan. Tahun lalu, defisit anggaran tercatat sebesar 4,65% dari produk domestik bruto (PDB).

Realisasi defisit anggaran ini juga jauh dari perkiraan awal yang sebesar 5,1% hingga 5,4% PDB.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hingga Desember 2021, APBN mencatatkan defisit sebanyak Rp 783,7 triliun atau setara 4,65% PDB.

Baca Juga: Didukung Belanja Pemerintah Pusat, Belanja Negara Capai 101,3% dari APBN 2021

“Posisi defisit APBN tahun 2021 turun 17,3% secara year-on-year (yoy) dibandingkan dengan tahun 2020 yang senilai Rp 956,3 triliun. Pada tahun 2020, defisit tercatat mencapai 6,09% terhadap PDB,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA 2021, Senin (3/1).

Defisit APBN 2021 terjadi karena pendapatan negara yang diperoleh mencapai Rp 2.003,1 triliun, sementara realisasi belanja negara jauh lebih besar yakni Rp 2.786,8 triliun.

“Pendapatan negara tercatat naik 21,6% yoy dan belanja negara naik 7,4% yoy,” imbuh Sri Mulyani. 

Baca Juga: Melebihi Target, Realisasi Penerimaan Pajak di 2021 Capai Rp 1.277,5 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×