Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan angkutan penumpang pada November 2025 menunjukkan penurunan secara bulanan sebesar 3,99% (month to month/mtm) pada seluruh moda transportasi.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, penurunan jumlah penumpang secara bulanan tersebut dipengaruhi oleh tidak adanya hari libur nasional, sehingga mobilitas masyarakat cenderung menurun.
Meski demikian, secara tahunan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi masih mencatatkan peningkatan.
Baca Juga: Mobilitas Jadi Fondasi Pemerataan Pembangunan dan Kunci Integrasi Ekonomi Nasional
"Peningkatan jumlah penumpang tertinggi terjadi pada moda angkutan kereta yaitu sebesar 11,10% secara year on year/yoy," ungkap Pudji dalam konfrensi pers, Senin (5/1/2026).
Berdasarkan data BPS, jumlah penumpang angkutan kereta mencapai 47,36 juta orang pada November 2025, turun dibandingkan bulan Oktober sebelumnya yang mencapai 49,33 juta orang. Kemudian, penumpang angkutan udara domestik tercatat mencapai 5,04 juta orang pada November 2025, sementara untuk angkutan udara internasional mencapai 1,65 juta orang. Adapun angkutan laut domestik mencapai 2,18 juta orang, dan sebanyak 3,90 juta orang menggunakan angkutan ASDP (sungai, danai, dan penyeberapan).
Baca Juga: Penumpang Moda Transportasi Naik pada Oktober 2025, Kecuali Angkutan Laut Domestik
Sementara itu, BPS juga mencatat perkembangan angkutan penumpang pada November 2025. Secara bulanan, jumlah angkutan barang mengalami peningkatan pada moda angkutan laut domestik, sedangkan angkutan udara domestik dan angkutan kereta api tercatat mengalami penurunan.
Angkutan laut domestik pada November 2025 meningkat sebesar 3,58% dibandingkan Oktober 2025. Adapun secara tahunan, peningkatan jumlah angkutan barang terjadi pada moda angkutan laut domestik dan angkutan kereta api.
"Pertumbuhan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik yaitu sebesar 16,49% dibandingkan November 2024," pungkas Pudji.
Baca Juga: Data BPS: Jumlah Penumpang Pesawat Internasional Naik Signifikan
Selanjutnya: Kuba Klaim 32 Warganya Tewas dalam Operasi Militer AS di Venezuela, Havana Berkabung
Menarik Dibaca: Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 6 Januari 2026, Harus Cermat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













