Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada bulan Januari 2022 sebesar 0,56% month on month (mom), atau secara tahunan sebesar 2,18% year on year (yoy).
Salah satu komponen yang memberi andil pada tingkat inflasi di awal tahun ini adalah komponen energi.
BPS mencatat, komponen energi pada bulan Januari 2022 mengalami inflasi sebesar 0,64% mom atau dibandingkan Januari 2021, ini naik 0,96% yoy. Dengan capaian tersebut, komponen energi menyumbang 0,06% terhadap inflasi umum.
Baca Juga: BPS Catat Nilai Tukar Petani Januari 2022 Naik 0,30% menjadi 108,67
Pemerintah menyiratkan bahwa kenaikan harga energi ini akan berpengaruh pada daya beli masyarakat. Apalagi, ini erat kaitannya dengan aktivitas konsumsi masyarakat sehari-hari dari Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga LPG.
Dengan demikian, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio N. Kacaribu mengungkapkan, pemerintah akan berupaya menjaga harga-harga energi domestik.
“Ini ditujukan agar daya beli masyarakat terhadap kebutuhan energi pokok tetap terjaga,” ujar Febrio dalam keterangannya, Rabu (2/2).
Baca Juga: Inflasi Inti Bulan Januari 2022 Capai 0,42%, Tertinggi Sejak Agustus 2019













