kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

KTT G20, Jokowi pamer keberhasilan deradikalisasi


Sabtu, 08 Juli 2017 / 15:19 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menjadi pembicara pada Leader’s Retreat Konferensi Tingkat Tinggi Kelompok Negara 20 (KTT G-20) sesi I mengenai terorisme di Hamburg, Jerman, Jumat (7/7) siang waktu setempat.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan keberhasilan Indonesia dalam menangani masalah terorisme dengan program deradikalisasi.

Dengan progam ini, Presiden mengatakan, hanya 3 dari 560 mantan aktor teroris, atau hanya 0,53% yang berkeinginan melakukan aksi terorisme kembali.

"Sejarah telah mengajarkan kita bahwa senjata dan kekuatan militer tidak bisa memberantas terorisme. Pikiran sesat hanya bisa dikoreksi dengan cara berpikir yang benar," kata Jokowi seperti dikutip dari Setkab.go.id, Sabtu (8/7).

Lanjut Jokowi, pemerintah Indonesia juga telah merekrut para pengguna akun sosial media berpengaruh untuk menyebarkan pesan perdamaian.

"Yang kedua adalah dengan kemampuan teknologi informasi, G20 harus menjadi kekuatan pendorong dalam penyebaran kontra-naratif dengan penekanan pada gerakan moderasi dan penyebaran nilai-nilai damai dan toleran," ujar Presiden.

Jokowi mengatakan, Indonesia adalah sebuah negara majemuk, dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Indonesia juga merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Dengan posisi yang unik dan strategis ini, kata Presiden, Indonesia berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya global untuk memberantas terorisme serta menyebarkan perdamaian dan toleransi.

"Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama juga berperan penting dalam menyebarkan perdamaian dan ajaran Islam yang toleran," tutur Presiden.

Dalam KTT G-20, yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam sesi I adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong. (Ihsanuddin)

Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul: Forum G20, Jokowi Pamer Keberhasilan Deradikalisasi di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×