kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

KSPSI akan usulkan kenaikan upah di atas 8% tahun depan


Selasa, 11 September 2018 / 21:15 WIB
ILUSTRASI. Buruh Konstruksi


Reporter: Patricius Dewo | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mengharapkan pemerintah segera merevisi Peraturan Pemerintah (PP) 78 tahun 2015 yang mengatur soal pengupahan para pekerja yang ada Indonesia. Selain itu KSPSI juga akan mengusulkan kenaikan upah tahun depan di atas 8%.

Sekjen KSPSI, Subiyanto Pundi mengungkapkan, bahwa pihaknya akan mengusulkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di atas 8% untuk tahun depan. Hal ini didasari oleh kesenjangan upah yang terjadi di daerah yang masih terlalu jauh.

"Misal kita lihat di Jawa Tengah, misal di Jogja sama daerah-daerah lain itu perbedaan upahnya hampir Rp 600.000 kalau tidak salah, padahal kan sama-sama di Jawa Tengah," ujar Subiyanto saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (11/9).

Selanjutnya ia kembali mengingatkan pemerintah untuk segera melakukan revisi terhadap terhadap PP Nomor 78 tahun 2015. Menurut dia, PP tersebut hanya mengatur pengupahan pekerja yang hanya didasari oleh pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Padahal seharusnya juga melakukan survei ke lapangan atau survei pasar. Oleh karena itu harusnya pemerintah mengajak para serikat pekerja, pengusaha untuk duduk bersama melakukan diskusi mengenai upah yang layak untuk para pekerja. "Nah di PP Nomor 78 itu untuk survei pasarnya nggak ada, padahal kan harusnya juga melihat fakta di lapangan itu gimana," kata Subiyanto.

Terakhir, ia mengatakan bahwa untuk kepastian seberapa besar kenaikan yang akan diusulkan oleh KSPSI pada pemerintah ia bilang bahwa pihaknya akan melakukan rapat kerja dengan KSPSI seluruh Indonesia pada akhir September ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×