kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.141   27,00   0,16%
  • IDX 7.493   34,24   0,46%
  • KOMPAS100 1.036   6,95   0,67%
  • LQ45 746   -0,65   -0,09%
  • ISSI 271   2,08   0,77%
  • IDX30 400   -0,73   -0,18%
  • IDXHIDIV20 486   -4,36   -0,89%
  • IDX80 116   0,49   0,43%
  • IDXV30 135   -0,15   -0,11%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

KPU: Rekapitulasi tetap berjalan meski ada ancaman


Senin, 21 Juli 2014 / 06:30 WIB
ILUSTRASI. Menjaga keamanan cash flow menjadi hal paling dasar dalam mengatur keuangan


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA.  Komisi Pemilihan Umum tetap melaksanakan rekapitulasi hasil penghitungan suara sampai selesai. Kendati tim hukum Prabowo-Hatta mengancam memidanakan KPU jika meneruskan proses rekapitulasi sampai Senin pagi.

"Kami tetap menggelar rapat rekapitulasi suara seusai aturan yang sudah ditentukan," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik kepada wartawab di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).

Husni tak peduli ancaman pidana dilayangkan tim hukum Prabowo-Hatta yang menganggap langkah KPU yang tetap menggelar rekapitulasi suara dinilai cacat hukum. "Itu kan (ancamannya) dari tim kuasa hukumnya saja," cetusnya.

Sebelumnya tim hukum Prabowo-Hatta menganggap banyak kecurangan di berbagai daerah dalam Pilpres 2014. Mereka memberi KPU batas waktu hingga Senin pagi untuk tidak melanjutkan rekapitulasi nasional.

"Apabila ini tetap dilaksanakan, kita melihat perkembangan sampai besok. Ketika besok masih dilakukan, baru kita ambil action," kata tim hukum Prabowo-Hatta Alamsyah di Hotel Four Season, Minggu (21/7/2014). (Seno Tri Sulistiyono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×