kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

KPU minta maaf pilpres tak berjalan sempurna


Kamis, 21 Agustus 2014 / 23:13 WIB
ILUSTRASI. Promo Hokben Edisi 9-12 Maret 2023, Paket Super Bowl (dok/Hokben)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Proses panjang pemilu presiden 2014 baru saja berakhir setelah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva mengetuk palu putusan, menolak permohonan perselisihan hasil pemilihan umum yang diajukan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara mengucapkan permintaan maafnya apabila pelaksanaan pemilu kali ini dianggap tidak sempurna oleh banyak pihak.

"Apabila selama ini dalam melaksanakan tugas, kami masih banyak kekurangan disana-sini, kami minta maaf. Kami manusia biasa yang jauh dari sempurna," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Ida Budhiati usai sidang pleno di Gedung MK, Kamis (21/8).

Meskipun MK menolak seluruh permohonan Prabowo-Hatta, yang artinya tuduhan kecurangan ke KPU tidak terbukti, tetap saja Idha merasa masih banyak yang harus diperbaiki dalam pemilu kali ini. Dia berjanji KPU akan berusaha lebih keras lagi untuk membuat Pemilu tahun 2019 mendatang akan lebih baik lagi.

Semua kritik yang masuk saat ini, menurut dia akan ditampung untuk dijadikan sebagai pelajaran. "Itu semua akan menjadi catatan yang berharga bagi kami sebagai penyelenggara pemilu," ujarnya. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×