kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

KPPU akan panggil Kementerian perdagangan dalam kasus kartel garam


Rabu, 20 Februari 2019 / 17:28 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memanggil Kementerian Perdagangan (Kemdag) terkait dugaan kartel garam.

Kasus tersebut saat ini sudah masuk dalam tahap persidangan. Kemdag akan dipanggil untuk memberikan kesaksian terkait kasus tersebut.

"Direncanakan akan memanggil Kemdag untuk memberikan kesaksian," ujar Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih dalam forum wartawan KPPU, Rabu (20/2).

Sebelumnya dua kementerian juga telah dipanggil untuk memberikan kesaksian. Dua kementerian tersebut adalah Kementerian Perindustrian (Kemperin), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selain kementerian, KPPU juga telah memanggil salah satu perusahaan pengguna garam. Produsen Ajinomoto dipanggil untuk memberikan kesaksian terkait dugaan kartel.

"Kartel garam masuk perkara besar di tahun 2019," terang Guntur.

Terdapat 7 perusahaan yang menjadi terlapor dalam kasus tersebut. Tujuh perusahaan tersebut adalah PT Garindro Sejahtera Abadi, PT Susanti Megah, PT Niaga Garam Cemerlang, PT Unichem Candi Indonesia, PT Cheetham Garam Indonesia, PT Budiono Madura Bangun Persada, dan PT Sumatraco Langgeng Makmur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×