kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

KPK periksa sejumlah orang soal pengadaan Al Quran


Kamis, 21 Juni 2012 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. IHSG bertengger di level 6.065,17 pada penutupan perdagangan Jumat (4/6).


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa sejumlah orang terkait penyelidikan pengadan Al Quran di Kementerian Agama. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, di Jakarta, Kamis (21/6).

Namun Bambang enggan merinci pihak mana saja yang sudah dimintai keterangan. "Kalau dalam pemeriksaan, sudah pasti ada. Siapa yang diperiksa, saya pasti tidak tahu. Itu urusan penyidik," katanya.

Menurut Bambang, memang ada suatu kasus di Kementerian Agama yang tengah dalam proses pemeriksaan KPK. Mengenai rincinya, Bambang mengatakan hal tersebut belum bisa diungkap ke publik.

Rabu lalu, Ketua KPK Abraham Samad membenarkan informasi yang menyebutkan KPK tengah menyelidiki proyek pengadaan Al Quran di Kementerian Agama. Menurut Abraham, pengadaan Al Quran itu terjadi di Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama. Saat itu, lanjutnya, Direktorat itu dipimpin Nazaruddin Umar, yang kini menjabat Wakil Menteri Agama.

"Kayaknya enggak lama lagi naik ke penyidikan," kata Abraham di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu. Sejauh ini, menurut Abraham, KPK telah melakukan satu kali gelar perkara atau ekspose terkait proyek tersebut. (Icha Rastika/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×