kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

KPK OTT di Jakarta & Surabaya, diduga direksi BUMN


Kamis, 30 Maret 2017 / 20:30 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Surabaya.

"Hari ini ada operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di dua kota," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Kamis (30/3).

Sayangnya, Febri belum mau membeberkan lebih lanjut terkait perkara apa OTT tersebut. Ia hanya menyampaikan, OTT itu diindikasikan soal penerimaan hadiah atau janji terkait perkapalan.

Namun begitu, menurut kabar yang beredar, OTT yang dilakukan KPK Kamis (30/3) siang ini diduga pejabat perusahaan pelat merah. Pejabat perusahaan milik negara itu diduga menerima suap sebesar Rp 3 miliar terkait dengan pengadaan barang dan jasa.

Adapun hingga kini KPK masih belum memberikan keterangan resminya terkait OTT ini. Adapun KPK setidaknya memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan sikap atas OTT tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×