kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

KPK membantah geledah ruangan Menpora


Jumat, 20 Juli 2012 / 19:26 WIB
Drama Korea terbaru Hospital Playlist 2 pertahankan rating tingginya di tvN.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah menggeledah ruangan kerja Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan ruangan yang digeledah adalah milik tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan pusat olahraga Bukit Hambalang Deddy Kusdinar.

"KPK tidak menggeledah ruang Andi Malarangeng melainkan ke ruangan DK di lantai 8 Kemenpora dan ruang lainnya," kata Johan, Jumat (20/7).

Kemarin, KPK menggeledah di tujuh lokasi. Diantaranya, Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di Senayan, Jakarta, gedung arsip Kementerian Pemuda dan Olahraga, Cibubur, kantor Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Timur, kantor PT Adhi Karya dan kantor PT Wijaya Karya.

Penggeledahan juga dilakukan, Jumat (20/7) hari ini. KPK kembali menggeledah kantor PT Adhi Karya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Penyidik juga menggeratak kantor PT Metaphora Solusi Global di Pasar Minggu. Penggeledahan ini dalam rangka mencari alat bukti tambahan dugaan korupsi Hambalang.

Johan mengatakan, penyidik menyita beberapa kardus dokumen. Hingga kini, dia bilang, penyidik masih mempelajari dokumen tersebut. Namun, Johan tidak memberitahukan dokumen apa yang telah disita penyidik.

Andi Mallarangeng sendiri menyatakan siap bekerjasama dengan KPK. Dia mempersilahkan KPK melakukan penggeledahan dalam rangka penegakan hukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×