kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

KPK bantah telah merekrut penyidik dari TNI


Senin, 02 Desember 2013 / 17:43 WIB
KPK bantah telah merekrut penyidik dari TNI
ILUSTRASI. Emiten sektor consumer goods atau barang konsumsi disebut-sebut menjadi sektor yang tangguh menghadapi tekanan inflasi tinggi.


Sumber: TribunNews.co | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah mengenai adanya penyidik dari unsur TNI (Tentara Nasional Indonesia). Hal itu menyusul anggota dewan yang menanyakan kabar penyidik dari TNI.

"Itu isu, sampai detik ini KPK tidak pernah merekrut penyidik TNI, tidak ada satupun orang dari TNI," kata Abraham Samad di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/12/2013).

Samad mengatakan isu yang berkembang yakni KPK merekrut penyidik TNI. Padahal selama ini, KPK hanya bekerjasama dalam pemakaian fasilitas Rumah Tahanan Guntur. "

"Itu hanya tempat, tidak ada campur tangan TNI, jangan apriori dengan TNI, semua elemen bersinergi bersama KPK," katanya.

Sementara Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas mengatakan kerja sama dengan TNI dalam pengamanan tahanan. "Hanya untuk pengamanan tahanan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×