kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

KPK bantah telah merekrut penyidik dari TNI


Senin, 02 Desember 2013 / 17:43 WIB
ILUSTRASI. Emiten sektor consumer goods atau barang konsumsi disebut-sebut menjadi sektor yang tangguh menghadapi tekanan inflasi tinggi.


Sumber: TribunNews.co | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah mengenai adanya penyidik dari unsur TNI (Tentara Nasional Indonesia). Hal itu menyusul anggota dewan yang menanyakan kabar penyidik dari TNI.

"Itu isu, sampai detik ini KPK tidak pernah merekrut penyidik TNI, tidak ada satupun orang dari TNI," kata Abraham Samad di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/12/2013).

Samad mengatakan isu yang berkembang yakni KPK merekrut penyidik TNI. Padahal selama ini, KPK hanya bekerjasama dalam pemakaian fasilitas Rumah Tahanan Guntur. "

"Itu hanya tempat, tidak ada campur tangan TNI, jangan apriori dengan TNI, semua elemen bersinergi bersama KPK," katanya.

Sementara Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas mengatakan kerja sama dengan TNI dalam pengamanan tahanan. "Hanya untuk pengamanan tahanan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×