kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.967   75,00   0,42%
  • IDX 6.141   39,98   0,66%
  • KOMPAS100 799   3,79   0,48%
  • LQ45 603   4,50   0,75%
  • ISSI 213   0,84   0,40%
  • IDX30 341   3,17   0,94%
  • IDXHIDIV20 417   4,83   1,17%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 112   1,03   0,93%
  • IDXQ30 109   1,24   1,15%

KPK akan beri masukan kepada kabinet baru


Senin, 27 Oktober 2014 / 11:35 WIB
ILUSTRASI. Berbagai jenis minuman mengandung senyawa yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Salah satunya jus tomat.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap memberikan masukan kepada para 34 menteri Kabinet Kerja yang sebelumnya telah diumumkan Presiden Joko Widodo. Masukan tersebut berkaitan dengan posisi strategis KPK dan terkait dengan pencegahan korupsi.

"KPK siap memberikan perspektif, bagaimana masing-masing kementerian dan lembaga negara yaitu bekerja dalam basis-basis. Pertama, base on transparansi. Kedua, base on people empowering," kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/10).

Kendati demikian kata Busyro, pihaknya masih menunggu arahan Jokowi soal waktu pertemuan tersebut. KPK kata Busyro, juga masih menunggu rampungnya sidang kabinet perdana yang digelar hari ini.

Lebih lanjut menurut Busyro, nantinya masukan-masukan dari KPK harus dilakukan demi membangun pemerintahan yang efektif. "Kalau mau efektif betul pemerintah ini, transparan dan akuntabel, dan juga pro rakyat maka dua perspektif ini harus dilakukan," imbuhnya.

Seperti diketahui, pada Minggu (26/10) lalu, Presiden Jokowi akhirnya mengumumkan susunan kabinetnya yang bernama Kabinet Kerja. Ada empat menteri koordinator dengan 34 kementerian. Menurut Jokowi, penyusunan kabinet dilakukan dengan hati-hati dan cermat dengan melibatkan KPK dan PPATK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×