kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Korupsi Pajak Berulang, Pemerintah Perlu Tutup Celah Regulasi


Senin, 07 September 2026 / 05:19 WIB
Korupsi Pajak Berulang, Pemerintah Perlu Tutup Celah Regulasi
ILUSTRASI. Sosialisasi Pajak Coretax (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Namun, pengamat pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menilai pemberantasan korupsi di sektor pajak tidak cukup hanya dengan memperketat pengawasan internal dan menindak pegawai yang melanggar.

Menurut dia, salah satu persoalan mendasar justru berasal dari regulasi perpajakan yang dalam sejumlah kasus sulit diterapkan secara penuh dalam kondisi riil dunia usaha.

Ketidaksesuaian antara aturan dan praktik bisnis dapat menciptakan ruang negosiasi antara wajib pajak dan petugas. "Kondisi dilematis ini akhirnya mendorong wajib pajak berkongkalikong dengan petugas pajak," kata Fajry kepada KONTAN, kemarin.

Baca Juga: Aturan Baru Kemenkeu Tutup Celah Makelar Pajak Berkedok Kuasa Wajib Pajak

Karena itu, pemerintah perlu membenahi aturan perpajakan agar lebih sesuai dengan karakteristik dan kondisi dunia usaha. Setelah persoalan regulasi di sisi hulu diperbaiki, pengawasan serta penindakan di sisi hilir dapat diperkuat.

Dengan regulasi yang lebih jelas dan realistis, ruang interpretasi maupun negosiasi dalam proses perpajakan dapat dipersempit.

Langkah tersebut penting agar reformasi internal Ditjen Pajak tidak hanya mengandalkan rotasi pejabat dan penindakan, tetapi juga menutup celah yang memungkinkan praktik korupsi berulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×