kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kontroversi sosialisasi kondom, apa kata Presiden?


Selasa, 10 Desember 2013 / 23:17 WIB
Kontroversi sosialisasi kondom, apa kata Presiden?
ILUSTRASI. ShopBack mengumumkan peluncuran rebranding global di 10 pasar ShopBack di Asia Pasifik dan beri beragam promo.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kondom efektif untuk mencegah penularan HIV/AIDS. Hanya, kata Presiden, sosialisasi kondom tidak boleh salah lantaran ada norma agama dan budaya timur di Indonesia.

"Pencegahan HIV/AIDS yang terpenting adalah menahan diri untuk tidak melakukan hal yang menyebabkan tertularnya virus tersebut," kata Presiden melalui akun Twitter @SBYudhoyono, Selasa (10/12), menyikapi polemik Pekan Kondom Nasional (PKN) 2013.

Presiden mengatakan, permasalahannya bukan pada setuju atau tidaknya sosialisasi kondom. Namun, kata dia, bagaimana kita menyikapi penanggulangan HIV/AIDS dengan cara pencegahan diri.

Presiden mengaku menghargai inisiatif digelarnya PKN untuk meningkatkan kesadaran publik menanggulangi HIV/AIDS. Namun, katanya, PKN harus lebih cermat dan peka ketika menyosialisasikan kondom.

"Pemerintah akan terus berupaya merancang cara kampanye yang tepat guna dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS," pungkas SBY.

Seperti diberitakan, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) kembali menggelar PKN. Kegiatannya antara lain kampanye edukasi di 12 kota besar, khususnya di daerah beresiko tinggi, seperti pangkalan truk, pelabuhan dan lokalisasi.

Namun, sosialisasi kondom itu dikritik berbagai kalangan. Berbagai alasan disampaikan, salah satunya seakan melegalkan seks bebas asalkan memakai kondom. (Sandro Gatra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×