kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.980   133,00   0,75%
  • IDX 5.934   -261,44   -4,22%
  • KOMPAS100 787   -37,12   -4,50%
  • LQ45 595   -24,76   -4,00%
  • ISSI 206   -8,80   -4,10%
  • IDX30 338   -11,95   -3,42%
  • IDXHIDIV20 417   -10,81   -2,52%
  • IDX80 89   -4,23   -4,52%
  • IDXV30 114   -3,69   -3,14%
  • IDXQ30 109   -3,02   -2,69%

Konsumsi rumah tangga menopang pertumbuhan ekonomi


Senin, 05 Mei 2014 / 12:30 WIB
ILUSTRASI. Cara Download Video CapCut Tanpa Watermark untuk Pemula, Tanpa Aplikasi Tambahan


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2014 secara year on year (yoy) tahunan tercatat hanya mencapai 5,21%. Pengeluaran konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong pertumbuhan.

Kepala Badan Pusat Statistik (PBS) Suryamin mengatakan, pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga secara tahunan pada triwulan I 2014 tercatat mencapai 5,61%.

Pengeluaran konsumsi pemerintah bertumbuh sebesar 3,58% serta pembentukan modal tetap bruto (PMTB) alias investasi tumbuh sebesar 5,13%.

Sedangkan untuk ekspor dan impor mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,78% dan 0,66%. Menurut Suryamin, konsumsi rumah tangga mengalami peningkatan baik dari makanan ataupun non makanan.

Adanya pemilihan umum (pemilu) membuat industri mikro kecil menghasilkan kaos untuk dibagikan kepada masyarakat. "Di samping itu, konsumsi kendaraan bermotor yaitu mobil murah juga menunjukkan peningkatan," ujarnya dalam konferensi pers Produk Domestik Bruto (PDB) Triwulan I 2014 di Jakarta, Senin (5/5).

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia kian mengalami perlambatan yang signifikan. Pada triwulan I 2013 pertumbuhan ekonomi mencapai 6,03% kemudian menurun menjadi 5,89% pada triwulan II 2013.

Lalu, pada triwulan III 2013 turun menjadi 5,8% dan pada triwulan IV 2013 menjadi 5,78%. Terakhir data terbaru BPS mencatat pertumbuhan triwulan I 2014 sebesar 5,21%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×