kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Kondisi global makin tak pasti, bank sentral asia timur pasifik perkuat koordinasi


Minggu, 01 September 2019 / 20:17 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)


Reporter: Grace Olivia | Editor: Yudho Winarto

Selain itu, Dody juga menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi antar bank sentral di kawasan dengan lembaga internasional untuk mengantisipasi perkembangan teknologi finansial (tekfin) yang pesat dan memitigasi dampaknya terhadap stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan termasuk terhadap transmisi kebijakan bank sentral.

Baca Juga: Nasib rupiah menanti lagi diskusi perdagangan AS dan China

Selanjutnya, Onny mengatakan, para gubernur bank sentral  juga mendiskusikan upaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi masing-masing negara di tengah perlambatan ekonomi global.

“Termasuk perlunya mendukung pengembangan UMKM dan  sustainable finance, serta upaya otoritas menyikapi perkembangan teknologi finansial yang pesat dan fragmentasi di pasar keuangan,” ujarnya.

Adapun, EMEAP adalah forum kerja sama sebelas bank sentral dan otoritas moneter di wilayah Asia Timur dan Pasifik. Keanggotaan meliputi the Reserve Bank of Australia, the People’s Bank of China, the Hong Kong Monetary Authority, dan Bank Indonesia.

Juga The Bank of Japan, the Bank of Korea, Bank Negara Malaysia, the Reserve Bank of New Zealand, Bangko Sentral ng Pilipinas, the Monetary Authority of Singapore, dan the Bank of Thailand.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×