kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Komnas KIPI: Efek Samping Vaksinasi Covid-19 pada Anak Usia 6-11 Lebih Rendah


Rabu, 26 Januari 2022 / 14:29 WIB
Komnas KIPI: Efek Samping Vaksinasi Covid-19 pada Anak Usia 6-11 Lebih Rendah
ILUSTRASI. Suasana vaksinasi anak di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (16/01). Komnas KIPI menyebutkan, efek samping vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibanding orang dewasa. KONTAN/Baihaki.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau Komnas KIPI menyebutkan, efek samping dari pemberian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibanding orang dewasa.
 
“Dari segi umur, KIPI pada usia muda lebih rendah dari yang usia produktif dan lansia. Jadi, tidak benar jika KIPI pada anak lebih tinggi,” kata Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari, dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Rabu (26/1).
 
Berdasarkan data Komnas KIPI, laporan efek samping serius berdasarkan kelompok usia, yakni 31-45 tahun sebanyak 122 kasus, 18-30 tahun (97), di atas 59 tahun (77), 46-59 tahun (68), 12-17 tahun (19), dan 6-11 (1). 

Dengan tingkat KIPI serius yang jauh lebih rendah, menurut Hindra, itu membuktikan bahwa pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun aman.

Baca Juga: Pfizer dan BioNTech Uji Klinis Vaksin Omicron, Target Meluncur Akhir Maret 2022

Hasil uji klinis juga menunjukkan tidak ada efek yang serius dari penyuntikan vaksinasi COVID-19. Kalaupun ada KIPI, sifatnya cenderung ringan dan mudah diatasi. 

“Dari uji klinis fase 1 dan 2 vaksin Sinovac yang telah kami lakukan pada anak dan remaja usia 3-17 tahun menunjukkan reaksi yang dialami cenderung ringan, mayoritas mengalami nyeri lokal, diikuti demam dan batuk," ujar Hindra.

"Juga tidak ada laporan yang KIPI serius pada kelompok yang diberi vaksin,” imbuhnya.

Sementara untuk vaksin Pfizer, efek samping yang paling dominan muncul adalah kemerahan, kemudian kelelahan, sakit kepala, dan menggigil.  

Hindra menekankan, berbagai reaksi yang muncul pasca pemberian vaksinasi Covid-19 merupakan bentuk respons tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan. Untuk itu, jika muncul KIPI adalah sesuatu yang wajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×