kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Khawatir penyebaran virus di tengah pelonggaran PPKM level 3


Senin, 13 Desember 2021 / 06:55 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rasa khawatir penyebaran Covid-19 tetap masyarakat rasakan, setelah pemerintah membatalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia.

Pelonggaran kebijakan mobilitas tersebut berpotensi memunculkan kerumunan sehingga rentan terhadap munculnya klaster Covid-19. 

Lia warga Serang, Banten mengaku khawatir pemerintah membatalkan PPKM level 3, meski saat ini penyebaran Covid-19 sudah menurun.

Baca Juga: Warga belum divaksin dilarang bepergian jarak jauh pada libur nataru

"Saat libur berpotensi memunculkan kerumunan di tempat publik," kata Lia, Minggu (12/12). 

Namun, Lia merasa lega, karena tempat ia bekerja tidak memperbolehkan karyawannya cuti di Natal dan tahun baru. "Meski tidak dapat libur dan mengajukan cuti, tapi di satu sisi ini untuk mengurangi timbulnya kerumunan di tempat publik," kata Lia. 

Selain tidak mengambil cuti, Lia juga tidak merencanakan untuk pergi ke luar kota bersama keluarga.

Sebisa mungkin Lia hanya berkumpul dengan keluarga dekat dan tidak pergi ke tempat umum yang penuh kerumunan untuk menjaga diri dari penyebaran virus. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×