kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.948   35,00   0,20%
  • IDX 6.044   6,92   0,11%
  • KOMPAS100 779   1,78   0,23%
  • LQ45 597   1,31   0,22%
  • ISSI 210   -0,12   -0,06%
  • IDX30 332   1,64   0,49%
  • IDXHIDIV20 424   1,58   0,37%
  • IDX80 89   0,19   0,22%
  • IDXV30 115   0,36   0,31%
  • IDXQ30 108   0,46   0,42%

Ketum CEO Business Forum Indonesia minta pemerintah perhatikan sektor UMKM


Rabu, 14 Juli 2021 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. UMKM dan koperasi akan menjadi tulang punggung perekonomian dan kekuatan dan motor ekonomi baru


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA.. Di tengah kondisi pandemi saat ini, pemerintah diminta memberikan perhatian pada sektor-sektor mikro yang menjadi penggerak utama perekonomian di Indonesia.

Ketua Umum CEO Business Forum Indonesia (CBF) Jahja B. Soenarji meminta pemerintah tidak hanya memerhatikan sektor industri namun juga memperhatikan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM).

Sebab, UMKM dan koperasi nantinya akan menjadi tulang punggung perekonomian serta yang akan tumbuh menjadi kekuatan dan motor ekonomi baru Indonesia di 5 sampai 10 tahun ke depan.

“kurang lebih 15 bulan kita sudah berhadapan dengan Covid-19, dan pemerintah sudah habis-habisan untuk mempertahankan ketahanan ekonomi, namun ini tidak cukup dengan bantuan-bantuan sosial dan segala  macam cara yang sudah dikeluarkan,” ujar Jahja dalam diskusi virtual, Rabu (14/7).

Baca Juga: Dorong literasi keuangan, BSI libatkan koperasi syariah

Jahja melihat, kondisi UMKM saat ini sedang sangat sulit menghadapi tantangan berat saat pandemi Covid-19. Bahkan, terdapat 64 juta UMKM di Indonesia yang hampir 80% sedang diambang kekhawatiran.

Lebih lanjut, Jahja menghimbau kepada pemerintah untuk memberikan arahan agar semua UMKM melek digitalisasi. Alasannya, jika sudah banyak yang menggunakan digital untuk bisnis maka akan berlangsung baik dan signifikan terhadap kelangsungan bisnis dan pertumbuhan volume dari UMKM itu sendiri ditingkat penjualan.

“Kita juga bisa mengajak para lulusan-lulusan SMK maupun yang kuliah untuk kembali ke kampung halamannya. Pemerintah juga harus menerapkan peran akademik dengan mengajarkan mereka tentang digitalisasi ini. Sehingga nantinya UMKM kita akan lebih tangguh dan memiliki kemampuan manajerial yang lebih baik, dengan generasi muda yang ada ini,” tandasnya. 

Selanjutnya: Cek eform.bri.co.id/bpum dan banpresbpum.id untuk lihat penerima BLT UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×