kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Ketua Satgas Sekolah Rakyat Ungkap Prabowo Bakal Bangun 100 Sekolah Baru Per Tahun


Rabu, 07 Mei 2025 / 17:20 WIB
Ketua Satgas Sekolah Rakyat Ungkap Prabowo Bakal Bangun 100 Sekolah Baru Per Tahun
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. Ketua Satgas Sekolah Rakyat, Maulidya mengatakan bahwa pemerintah bakal membangun 100 sekolah rakyat baru.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Sekolah Rakyat, Maulidya Indah Junica mengatakan bahwa pemerintah bakal membangun 100 sekolah rakyat baru, di mana ini bakal dilakukan pada pembangunan tahap II.

Maulidya yang juga selaku Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjelaskan, pembangunan sekolah rakyat ini terbagi menjadi dua tahap. Di tahap pertama, kata dia, pembangunan difokuskan pada renovasi sekolah.

“Ini kan renovasi jadi belum bangun baru kita, ini sekarang yang tahap satu, nanti baru tahap dua, itu yang ada pembangunan baru,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (7/5).

Maulidya mengungkapkan, pada pembangunan tahap dua Prabowo menargetkan bisa mencapai 100 sekolah baru per tahun. Menurutnya, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menentukan lokasinya.

Baca Juga: Waspadai KKN, Mensos Perketat Penerimaan Siswa Sekolah Rakyat

Dia merinci, untuk renovasi sekolah rakyat akan dilakukan pada 65 sekolah dan dilaksanakan pada tahun ajaran 2025-2026. Sementara untuk tahap dua, bakal di mulai pada tahun ajaran 2026-2027.

“Dan arahan Presiden, ya beliau menginginkan setiap tahun itu 100 (SR) yang dari APBN,” ungkapnya.

Maulidya menuturkan, pihaknya tengah mengkaji besaran biaya untuk pembangunan sekolah rakyat pada tahap dua tersebut. Meski demikian, dia memperkirakan nilainya bisa mencapai Rp 100 miliar per unit.

“(Apakah sampai Rp 1 miliar?) ya, sekitar itu karena bukan hanya membangun, ada pemetaan lahannya ada mebelnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Maulidya menambahkan, sekolah rakyat ini konsepnya seperti boarding school mulai dari SD, SMP dan SMA. Sekolah ini akan dilengkapi dengan asrama, perpustakaan termasuk tempat ibadah.

“Jadi kayak boarding school, tapi dalam satu kawasan gitu. Jadi ramai anak-anaknya nanti,” tandasnya.

Baca Juga: Pemerintah Prabowo Bentuk Satgas Sekolah Rakyat, Ini Sederet Fungsinya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×