kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Ketua Pansus terpilih, RUU PPILN siap dibahas


Rabu, 24 Oktober 2012 / 23:30 WIB
ILUSTRASI. Tepung maizena, tapioka, dan sagu. (minadezhda/Getty Images)


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah berlangsung cukup alot, akhirnya, Panitia Khusus (Pansus) DPR dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Indonesia di Luar Negeri (PPILN) berhasil mengangkat seorang ketua.

Pansus DPR telah menetapkan Budi Supriyanto (Golkar) sebagai Ketua Pansus. Sedangkan tiga wakil Ketua yakni Erwin Moeslimin Singajuru (PDI Perjuangan), Nova Riyanti Yusuf (Demokrat), dan Soepriyanto (Gerindra). Pansus ini dijadwalkan akan memulai pembahasan RUU ini pada masa sidang berikutnya.

Poempida Hidayatullah, Anggota Pansus PPILN mengungkapkan, pembahasan RUU ini akan dilakukan pada pertengahan November mendatang seusai masa reses DPR berakhir.

"Berbagai hal akan kami bahas terutama pada sisi perlindungan TKI yang menjadi nyawa pada RUU ini," jelas Poempida kepada KONTAN, Rabu (24/10).

Selain soal perlindungan, Poempida menyatakan bahwa Pansus yang beranggotakan 30 anggota dewan ini akan berupaya memperjelas peran Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Menurutnya, selama ini ada kesan tarik-menarik wewenang di lapangan dari kedua institusi tersebut. Terkait hal itu, Pansus akan mencari solusinya lewat produk UU ini nantinya.

Secara pribadi, Poempida ingin Kemenakertrans lebih berperan sebagai pengambil kebijakan, sementara BNP2TKI sebagai pelaksana di lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×