kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Ketua MPR: Jangan menyalahkan soal Komnas HAM


Kamis, 30 Agustus 2012 / 15:15 WIB
ILUSTRASI. Isolasi Mandiri Covid-19.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas mengimbau seluruh pihak terkait tidak saling melempar kesalahan atas keterlambatan pergantian komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Dia berharap para pihak tersebut bisa menyelesaikan masalah tersebut sehingga Komnas HAS dapat terus berjalan.

"Jadi jangan saling menyalahkan, sekarang cari jalan tengahnya untuk menyelesaikan persoalan itu secepat mungkin. Biar saya ketemu DPR, biar bisa selesaikan. Asal jangan ada kekosongan," kata Taufiq di Gedung MPR, Jakarta, Kamis (30/8).

Seperti diketahui, masa jabatan Komisioner Komnas HAM periode 2007-2012 akan berakhir pada hari Kamis (30/8) hari ini pukul 00.00 WIB. Untuk mencegah kekosongan dan kevakuman, DPR mengirimkan surat kepada Presiden untuk menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) dalam rangka memperpanjang masa jabatan komisioner Komnas HAM.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerbitkan surat keputusan tersebut. Surat itu diteken kemarin malam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×