kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ketua DPR minta pers berbenah diri


Sabtu, 02 November 2013 / 14:24 WIB
Ketua DPR minta pers berbenah diri
ILUSTRASI. Media gathering Astra Property di Jakarta (23/6/2022).


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa selalu dihakimi karena ada berita dari media elektronik yang selalu arahnya seakan-akan korupsi itu SBY terlibat berbagai korupsi dari anggota Partai Demokrat.

"Salah satu media televisi mengulang-ulang berita korupsi Angie (Angelina Sondakh), Nazarudin dan Anas Urbaningrum. Sehingga image-nya yang korupsi itu hanya partai ini. Padahal, ada yang korupsi Al quran dan impor sapi dari partai lainnya," kata Ketua DPR RI Marzuki Alie dalam membuka acara Press Gathering Wartawan Koordinatoriat DPR RI di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/11/2013).

Menurutnya, adanya berita seperti itu, SBY selalu melihat azas praduga tak bersalah dilanggar. "Sekarang ini semestinya pers berbenah agar nasionalisme dijunjung tinggi. Tujuannya agar bangsa ini tidak tercerai berai," harap Marzuki. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×