kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Ketika Jokowi menghindar ditanya reshuffle kabinet


Senin, 04 Mei 2015 / 21:31 WIB
ILUSTRASI. Sebelum Tukar Vakas, Simak Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini Rabu (22/11). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Berbeda dengan Jusuf Kalla, Presiden Joko Widodo menghindar ketika ditanya rencana perombakan Kabinet Kerja. Sebelumnya, Wakil Presiden JK secara tegas mengatakan akan ada cabinet reshuffle .

"Tanya soal Tim Nusantara Sehat," kata Jokowi, Senin (4/5) di Istana Negara Jakarta. Memang, presiden baru saja melepas keberadaan tim yang membantu program pemerintah dalam meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat tersebut. Mereka dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia, berjumlah 143 orang.

Jokowi malah balik meminta wartawan bertanya pada JK. Lantaran tidak ada wartawan yang bertanya mengenai Tim Nusantara Sehat, Jokowi menyudahi sesi wawancara. "Kalo enggak ada ya sudah," ujarnya.

Sebelumnya JK malah mengatakan, perombakan kabinet malah tinggal menunggu waktu. Alasan perombakan, kinerja sejumlah menterinya yang tidak memuaskan.

Dorongan perombakan juga cukup besar berasal dari partai pengusung Jokowi-JK. Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai kementerian dibidang ekonomi masih memiliki rapor C. Dengan rapor itu, artinya kinerja menteri ekonomi Jokowi-JK belum memuaskan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×