kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.743   75,00   0,42%
  • IDX 6.113   18,50   0,30%
  • KOMPAS100 805   0,34   0,04%
  • LQ45 616   -0,85   -0,14%
  • ISSI 215   0,83   0,39%
  • IDX30 352   0,06   0,02%
  • IDXHIDIV20 435   -3,81   -0,87%
  • IDX80 93   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,14   -0,99%

Ketidakpastian masih tinggi, BI disarankan menahan suku bunga acuan


Senin, 20 September 2021 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Ketidakpastian masih tinggi, BI disarankan menahan suku bunga acuan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

“Kenaikan arus modal masuk menyiratkan kepercayaan investor mulai naik, setelah bencana gelombang kedua Covid-19 tersebut,” tambah Riefky.

Adanya kenaikan arus modal asing yang masuk ini membawa angin segar bagi nilai tukar rupiah pada kala itu. Meski, penguatn rupiah berlangsung sementara dan diikuti dengan depresiasi. 

Namun, Riefky menilai, kondisi eksternal masih terkendali mengingat Indonesia juga memiliki cadangan devisa tambun, yaitu sebesar US$ 144,8 miliar. 

Nah, dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi tersebut, Riefky pun menyarankan agar BI mempertahankan suku bunga kebijakannya dalam Rapat Dewan Gubernur BI bulan ini. 

“Sambil mempertahankan suku bunga acuan, BI baiknya terus memantau perkembangan situasi terkini akibat Covid-19 dan menjaga kondisi finansial agar tetap stabil,” tandasnya. 

Selanjutnya: Pengamat sebut BI tak perlu atur rasio pembiayaan UMKM perbankan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×