kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Keterangan Boediono semakin meyakinkan ada korupsi


Selasa, 26 November 2013 / 16:09 WIB
Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.


Sumber: TribunNews.co | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad enggan membeberkan pertanyaan yang ditujukan kepada Wakil Presiden, Boediono dalam pemeriksaan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keterangan dari Boediono menegaskan bahwa ada tindak pidana korupsi dalam kasus bailout Bank Century.

"Kita pada prinsipnya keterangan pak Boediono semakin menyakinkan bahwa terjadi tindak pidana korupsi dalam pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik," kata Samad di Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta, Selasa (16/11).

Samad menuturkan, tidak menutup kemungkinan Boediono akan dimintai keterangan lanjutan dalam kasus Bank Century. Menurut dia, ia akan menunggu laporan dari satuan tugas Bank Century apakah perlu digali lebih dalam keterangan dari Boediono.

"Tapi kalau cukup (keterangan Boediono) untuk sementara tidak. Tapi sampai hari ini Satgas belum menyampaikan kesimpulan," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×