kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Keren, Indonesia targetkan produksi massal drone militer 2022


Kamis, 06 Februari 2020 / 20:26 WIB
Keren, Indonesia targetkan produksi massal drone militer 2022
Prototipe pesawat tanpa awak jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) Black Eagle di Hanggar PTDI, Bandung (30/12/2019).

Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berambisi untuk memproduksi secara massal pesawat nirawak atau drone pada tahun 2022.Drone yang dinamai Elang Hitam itu akan mulai digenjot pembentukan prototipenya.

Sebelumnya prototipe ditargetkan rampung pada tahun 2024, namun akan dikebut lebih cepat dalam tahun.

"Sudah disampaikan tadi itu tadinya butuh 5 tahun dimajukan jadi 3 tahun," ujar Menteri Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro usai rapat terbatas, Kamis (6/2).

Baca Juga: Jokowi minta jajarannya melakukan hilirisasi riset dan inovasi

Sebanyak lima buah prototipe akan dibuat terlebih dahulu. Setelah pembuatan prototipe rampung akan dilanjutkan dengan produksi secara massal.

Bambang menjelaskan teknologi drone tersebut akan setara dengan produksi luar negeri yang selama ini menjadi pilihan pembelian Indonesia.

Elang Hitam nantinya akan dibeli oleh TNI. "Ya harus begitu, kalau enggak diserap (TNI) siapa yang mau beli," terang Bambang.

Bambang bilang anggaran dalam pembuatan prototipe berubah karena perubahan target kerja. Sebelumnya anggaran sebesar Rp 800 miliar untuk 5 tahun menjadi Rp 1,1 triliun untuk memangkas waktu kerja 2 tahun.

Baca Juga: Jokowi: Seluruh aparat harus bersungguh-sungguh menjaga kedaulatan negara

Elang Hitam merupakan hasil rancangan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), serta badan penelitian dan pengembangan Kementerian Pertahanan (Balitbang Kemhan).

Nantinya Elang Hitam akan diproduksi oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dua BUMN yang akan memproduksi antara lain PT Dirgantara Indonesia (Persero) untuk manufaktur serta PT Len Industri (Persero) untuk kebutuhan sensor, senjata, dan radar.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×