kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kepala BKF Prediksi The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga Lebih Banyak


Selasa, 06 Agustus 2024 / 16:15 WIB
Kepala BKF Prediksi The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga Lebih Banyak
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu memprediksi bahwa probabilitas pemangkasan suku bunga  Amerika Serikat Fed Funds Rate (FFR) akan lebih banyak dibandingkan ekspektasi pasar sebelumnya.

Hal ini dikarenakan dari data-data ekonomi AS semakin tidak baik-baik saja yang memberikan signal bahwa ekonomi AS akan mengalami resesi.

Febrio mengatakan, ekspektasi di Indonesia terhadap suku bunga AS memang sudah berubah-ubah sejak awal tahun. Di mana, awalnya diperkirakan The Fed akan memangkas FFR sebanyak tiga kali, namun kembali berubah di tengah tahun.

Baca Juga: Ekonomi AS Terancam Resesi, Begini Dampaknya Terhadap Pembiayaan Utang Indonesia

"Nah sekarang ini dengan data-data yang terbaru, memang probabilitasnya kita melihat bahwa konsensusnya mengarah ke pemotongan (suku bunga) yang lebih banyak," ujar Febrio kepada awak media di Jakarta, Selasa (6/8).

Oleh karena itu, pemerintah sudah mulai mengantisipasi dampak resesi yang mengancam ekonomi AS. Langkah antisipasi tersebut perlu dilakukan mengingat kondisi perekonomian AS sudah di bawah ekspektasi pasar.

Baca Juga: Badai PHK dan Kontraksi Manufaktur Bisa Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

"Kita sudah antisipatif. Tapi tentunya ini akan terus kita pantau dengan dekat, karena memang gejolak itu akan harus kita antisipasi," terang Febrio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×