kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kepala Bappenas memprediksi pertumbuhan ekonomi di 2019 sebesar 5,1%


Senin, 05 Agustus 2019 / 20:52 WIB


Reporter: , Grace Olivia | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyeksi pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia kian pesimistis. Pasalnya, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2019 yang rilis hari ini, Senin (5/8) jauh dari harapan yaitu hanya 5,05% secara tahunan (yoy). 

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memproyeksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini hanya akan tumbuh di kisaran 5,1%. Ini lebih rendah dari asumsi pertumbuhan dalam APBN 2019 yang sebesar 5,3%. 

Baca Juga: Core: Perang dagang jadi tantangan bagi indeks tendensi bisnis dan konsumen

Proyeksi Bambang juga lebih pesimistis dibandingkan dengan proyeksi Kementerian Keuangan dalam prognosisnya yang disampaikan ke DPR akhir Juli lalu, yaitu 5,2%. 

“Ya, mungkin berat untuk mencapai 5,3%. Mungkin mudah-mudahan 5,1%,” ujar Bambang di Istana, Senin (5/8). 

Pertumbuhan kuartal kedua yang melambat, menurutnya, terutama faktor pertumbuhan investasi yang masih di bawah perkiraan yaitu hanya 5,01% yoy, bahkan lebih lambat dari kuartal sebelumnya 5,03%. 

Baca Juga: BPS mulai mendata para pebisnis di e-commerce

Secara sektoral, kontribusi sektor manufaktur dianggap Bambang paling mengecewakan lantaran ciut hanya tumbuh 3,54% yoy. Padahal sektor ini mengambil porsi terbesar PDB menurut lapangan usaha yaitu sebesar 19,52%. 




TERBARU

[X]
×